Ubuntu 10.04


Ubuntu merupakan suatu sistem operasi yang bebas dan open source yang menggunakan fondasinya adalah Debian dan dirilis secara berkala (setiap enam bulan). Setelah keluarnya Ubuntu 9.10 (Koala Karmic), maka selanjutnya giliran Ubuntu 10.04 (The Lucid Lynx.) yang akan keluar. Citra Lucid Lynx sendiri adalah sebuah harimau kutub, seperti diimajinasikan oleh Wikipedia disamping.
Sesuai dengan namanya, Ubuntu 10.04 akan dirilis pada April 2010. Jadwal rilis lebih lengkapnya:
3 December 2009 – Alpha 1 release
7 January 2010 – Alpha 2 release
4 February 2010 – Alpha 3 release
4 March 2010 – Beta 1 release
1 April 2010 – Beta 2 release
15 April 2010 – Release Candidate
29 April 2010 – Final release of Ubuntu 10.04 LTS!

Lucid Lynx sendiri akan menjadi salah satu versi LTS (long time support) dari Ubuntu. Dengan demikian Lucid Lynx akan dikembangkan dan didukung pengembangannya selama 5 tahun.

Lucid Lynx ini dibangun berdasarkan kernel Linux 2.6.31 yang dirilis di Ubuntu 9,10 (Karmic Koala),  kemudian ditingkatkan menjadi kernel 2.6.32 pada linux baru ini . Di samping itu, GIMP tidak lagi ditawarkan sebagai editor grafis default, karena kompleksitas dan ruang disk yang besar, maka akan digantikan oleh PiTiVi. HAL (Hardware Abstraction Layer), sementara itu, telah sepenuhnya dihapus dari Ubuntu, yang katanya untuk meningkatkan waktu boot dan resume.

Menurut OMG! Ubuntu, rilis baru menawarkan update baru tombol di Ubiquity installer, sehingga "installer untuk memperbarui diri sebelum instalasi Ubuntu, memperbaiki setiap bugs atau issues dan mungkin memperbarui slide-show dalam terang perubahan atau tweak. "

Versi baru ini juga dikatakan untuk memangkas bawah peruntukan Ubuntu permainan, hanya meninggalkan AisleRiot Solitaire, Gnometris, Mahjongg, Mines, dan Sudoku. Fitur baru lainnya dikatakan termasuk peningkatan breadcrumb tombol-tombol pada Software Center, sebuah alat Byubo baru yang menawarkan sistem tambahan statistik, dan super-user embel-embel judul bar untuk "jendela-jendela yang dijalankan sebagai root (sudo)."

Install Sound Ubuntu 9.10

Ketika selesai menginstal Sistem Operasi Linux Ubuntu mungkin Anda bingung, “kok suaranya hanya pas waktu booting aja ya?”. Nah, dalam postingan kali ini, saya akan memberitahu anda bagaimana menginstall codec format sound, agar kita bisa mendengarkan musik dll.
Langkah nya adalah sebagai berikut:
1. Klik menu
2. Pilih Ubuntu Software Center
3. Pada pojok kanan atas, ketikan saja format soundnya, misal “.mp3” (tanpa tanda petik).



4. Klik “Gstreamer extra plugins”



5. Kemudian klik Install.
6. Masukkan pasword jika muncul kotak seperti ini;


7. Setelah itu klik Authenticate, maka proses instalasi dimulai. Tunggulah beberapa saat hingga selesai..
8. Restart...

SELAMAT MENCOBA...


Cara Install Ubuntu 9.10

Mungkin ada yang bertanya-tanya " Bagaimana ya cara install Ubuntu 9.10? " Pada kesempatan ini ijinkan saya berbagi ilmu kepada Anda sekalian tentang cara install Ubuntu 9.10.

1.  Boot dari Cd ubuntu anda.
Pilih bahasa yang ingin anda gunakan. Disini kebetulan saya memakai bahasa Inggris karena bahasa Inggris saya kurang (idep-idep nggo latihan. He...).
Tunggu beberapa saat, tampilan desktop akan muncul seperti dibawah ini







2.  Kemudian anda klik icon Install seperti dibawah ini:

3. Setelah Anda klik, akan muncul seperti ini:


Jangan lupa pilih bahasa lalu klik Forward
4. Tentukan lokasi anda (Bahasa Inggrisnya “Set your Location setting”). Saya pilih Jakarta karena Yogyakarta belum ada(kalau kota anda terdaftar, anda pilih saja).

Jangan lupa klik Forward
5. Setting keyboard anda (bahasa Inggrisnya “Set your Keyboard Layout setting”).
Pilih saja yang sering di pakai yaitu USA.

Jangan lupa klik Forward
6. Nah, pada langkah kali ini (step 4) Anda harus extra hati-hati. Mengapa? Because eh karena, kalau Anda salah pilih, data-data anda akan hilang.

Tanpa basa basi, sebaiknya pilih yang manual (yang bawah sendiri)....
Jangan lupa klik Forward
7. Setelah anda Klih Forward maka akan muncul seperti ini:

8. Silahkan anda pilih hardisk untuk anda install Ubuntu. Saran saya, Anda pilih hardisk yang tidak ada datanya. Karena kemungkinan besar kalau hardisk itu ada datanya, data itu akan hilang entah kemana. Untuk itu, sebaiknya data-datanya dipindah dulu.


9. Pilih “Change” maka akan muncul dialog. Kemudian Anda edit seperti yang terlihat dibawah.

New partition size in megabytes (1000000 bytes) ketik saja bebas gak perlu seperti pada gambar tapi sisakan untuk ruang swap. Misal 15000 atau berapa itu menurut selera Anda.
Yang Mount point saya pilih tanda “ / ” seperti anjuran Dosen Praktikum Sistem Operasi saya.






Jangan lupa klik OK
10. Lakukan cara yang sama untuk partisi “ruang swap”. Besarnya terserah anda. Kata Dosen saya 5GB sudah terlalu besar..
11. Oke, kalau sudah langsung saja klik Forwand maka tampilan akan berubah seperti dibawah ini.


10. Anda isikan Nama Anda, nama untuk log on, pasword, nama komputer kemudian anda pilih mau masuk secara otomatis atau tidak. Kemudian klik Forward
12. Muncul tampilan seperti ini;

Klik Forward saja.
13. Kemudian ini:







Lanjut saja dengan mengklik forward
14. Dan kemudian seperti di bawah ini:

Tampilan tersebut menandakan proses instalasi sedang berlangsung. Sambil menunggu, silahkan Anda makan atau minum dulu. He...
15. Setelah selesai, anda akan diminta untuk merestart komputer Anda. Perintahnya seperti ini:

16. Setelah direstart, Silahkan anda install aplikasi-aplikasi yang ingin Anda install melalui DVD repositiry atau langsung internet..
17. Akhir kata, SELAMAT MENCOBA.... , SEMOGA BERMANFAAT....

Tips Mempercepat Koneksi Internet Ubuntu

Awalnya saya merasa jengkel karena linux saya terasa lebih lambat dari yang lain. Kemudian saya coba buka google cari cara untuk mempercepat koneksi internet saya. Akhirnya cara itupun ketemu...
Berikut ini caranya:

  1. Buka terminal dengan cara klik Applications->Accessories->Terminal



  2. Agar anda bisa dengan mudah mengembalikan ke kondisi semula jika terjadi masalah buatlah backup filnya dengan cara sudo cp /etc/sysctl.conf /etc/sysctl.conf.cadangan jadi file backup anda adalah sysctl.conf.cadangan


  3. Ketik perintah sudo gedit /etc/sysctl.conf


  4. Masukkan kode berikut di akhir file yang anda edit tadi




    # increase TCP max buffer size setable using setsockopt()
    net.core.rmem_max = 16777216
    net.core.wmem_max = 16777216
    # increase Linux autotuning TCP buffer limits
    # min, default, and max number of bytes to use
    # set max to at least 4MB, or higher if you use very high BDP paths
    net.ipv4.tcp_rmem = 4096 87380 16777216
    net.ipv4.tcp_wmem = 4096 65536 16777216
    # don't cache ssthresh from previous connection
    net.ipv4.tcp_no_metrics_save = 1
    net.ipv4.tcp_moderate_rcvbuf = 1
    # recommended to increase this for 1000 BT or higher
    net.core.netdev_max_backlog = 2500
    # for 10 GigE, use this, uncomment below
    # net.core.netdev_max_backlog = 30000
    # Turn off timestamps if you're on a gigabit or very busy network
    # Having it off is one less thing the IP stack needs to work on
    #net.ipv4.tcp_timestamps = 0
    # disable tcp selective acknowledgements.
    net.ipv4.tcp_sack = 0
    #enable window scaling
    net.ipv4.tcp_window_scaling = 1





  5. Simpan file yang telah di edit lalu exit






  6. Masukkan perintah sudo sysctl -p

  7. Untuk mematikan/mendisable anda bisa menghilangkan kode yang kita tambahkan tadi buka kembali file tadi sudo gedit /etc/sysctl.conf



Instal Ubuntu dengan Wubi

Ketika ingin belajar menggunakan Sistem Operasi Linux para pengguna komputer yang terbiasa menggunakan Windows biasanya akan menggunakan dua system operasi, yaitu Windows dan Linux. Atau yang kita kenal dengan istilah “dual boot”.
Terdapat berbagai cara agar Anda bisa melakukan setup dengan dual boot. Dan untuk menginstalnya sangatlah penting untuk memahami bahwa sistem operasi harus diinstall pada urutan tertentu agar dual boot dapat bekerja. Kebanyakan dalam proses instalasi Linux ini, sangat membingungkan bagi pemula, terlebih ketika harus mempartisi atau membagi hardisk. Seperti yang saya alami, ketidaktahuan mengakibatkan data-data penting menjadi hilang akibat ketidaktahuan dalam mempartisi. Alhamdulillah ketika pusing mencari cara agar bias melakukan dual boot ada teman yang menyarankan agar menggunakan WUBI. Karena dengan menggunakan WUBI kita bisa menginstal dan menguninstall Linux Ubuntu dengan mudah melalui Windows.
Wubi adalah installer Ubuntu untuk Windows yang memungkinkan kita menginstall atau menguninstall Ubuntu dari Windows. Wubi akan menambahkan pilihan untuk menjalankan Linux Ubuntu pada menu boot Windows. Ubuntu akan diinstall dalam sebuah file pada sistem file Windows, file ini akan dianggap harddisk sebenarnya oleh Ubuntu. Jadi, kita tidak perlu pusing-pusing membagi partisi pada hardisk. Tinggal install dan kita siap untuk menggunakan Linux atau Windows.
Langkah-langkah instalasi Wubi :
1. Buat folder wubi di pada partisi. Terserah mau diletakkan dimana.
2. Download Wubi installer di http://wubi-installer.org/ dan simpan hasil download dalam folder yang anda buat bersama file iso Ubuntu.
3. Klik dua kali pada icon Wubi untuk mulai menginstall.
4. Pilih letak partisi harddisk yang akan digunakan untuk menginstall WUBI. Anda bebas mau meletakkannya dimana. Kalau computer saya di drive F. Pada desktop environment pilih Ubuntu, kemudian pilih juga bahasa yang akan digunakan untuk instalasi (saya sarankan Anda memakai bahasa Indonesia agar mudah dipahami) dan yang paling penting tulis username dan password, kemudian klik install.
5. Kemudian proses pengopyan dan penginstalan akan berlangsung beberapa saat. Karena kita telah memiliki file iso Ubuntu maka tidak perlu menunggu lama, sebab tidak perlu susah-susah mendownload file tersebut lagi.
6. Jika sudah selesai computer akan meminta untuk dierestart.
7. Setelah booting akan ada pilihan untuk masuk ke sistem operasi Windows atau Ubuntu. Pilihlah Ubuntu dengan menekan tanda panah bawah lalu tekan Enter.
8. Proses instalasi Ubuntu akan berjalan secara otomatis tanpa kita perlu melakukan apa-apa.
9. Setelah instalasi selesai, maka komputer akan kembali reboot. Pilihlah kembali sistem operasi Ubuntu.
10. Ketikan username kemudian enter, lalu ketikan password) setelah proses booting.
11. Ucapkan “Alhamdulillah” jika Anda sudah bisa menggunakan dan mengeksplorasi Linux Ubuntu, namun jika belum cobalah bergoogle ria.
12. Akhir kata “Selamat menggunakan Linux Ubuntu”.